Sabtu, 25 Oktober 2008

Atur Pola Makan, Olahraga dan Kelola Stres

Kata “sehat” mestinya sudah dipahami siapapun. Sebagian menyatakan, sehat itu berarti tidak sakit. Sebaliknya ada sebagian orang mengingkari kenyataan bahwa dia sebenarnya sakit, tetapi mengaku sehat. Dengan demikian “sehat” itu seringkali menjadi relatif dan bergantung pada keadaan dan individu.

Untuk menyamakan persepsi, kita mengambil definisi sehat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berbunyi, “Sehat adalah suatu keadaan sehat, baik menyangkut fisik, mental dan sosial”. Pengertian lain yang sering dipakai masyarakat ikhwal status kesehatannya adalah kebugaran.

Orang yang bugar artinya mereka yang dapat melakukan tugas sehari-hari tanpa merasa lelah dan masih berenergi untuk kegiatan waktu luang. Ia juga harus bisa berjalan sejauh 1,5 km atau naik tangga tanpa ngos-ngiosan atau merasa berat di kedua kaki. Sebaliknya kalau sepanjang hari lebih banyak duduk kemungkinan anda tidak bugar.

Tanda-tanda tidak bugar antara lain merasa lelah sepanjang waktu, tidak mampu mengimbangi teman usia, menghindari kegiatan fisik karena cepat lelah dan ngos-ngosan atau lelah meski baru jalan sebentar.

POLA MAKAN SEHAT

Agar tubuh sehat, kita semua perlu menu bergizi seimbang, paling tidak sesuai pedoman umum gizi seimbang yang dikeluarkan pemerintah. Kita perlu disiplin dalam menghadapi kebiasaan makan. Diantaranya makan hanya jika benar-benar lapar. Biasanya tubuh memerlukan tenggang waktu selama 4 jam diantara waktu makan (dengan catatan tidak diselingi makan snack lagi) untuk merasa lapar kembali.

Kebiasaan lain yang perlu dilakukan adalah berhenti makan jika sudah kenyang. Meski sepintas mudah, tapi hal ini sulit dijalani. Ini lebih baik sebelum anda merasa benar-benar tak bisa lagi mengunyah makanan berikutnya.

Stress kadang juga memicu kita untuk menyantap makanan secara berlebihan. Kalau itu yang terjadi, mulai sekarang hilangkan stress tanpa makanan. Coba pilih cara lain yang bukan melalui makanan/minuman untuk menghilangkan stres. Saat rasa lapar menyergap cobalah minum minuman hangat. Cairan hangat bisa membantu menghilangkan rasa lapar, selain mencegah makan secara berlebihan.

Konsumsi makanan berserat seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna. Hal itu akan membuat kita merasa kenyang lebih lama tanpa khawatir akan kelebihan asupan kalori. Tak kalah penting adalah membatasi konsumsi alkohol. Selain bisa menurunkan daya tahan tubuh dan mempertinggi rasa lapar alkohol juga mengandung kalori tinggi.

Tidak ada komentar: